Pages

Tuesday, December 21, 2010

How to Make Your Brain Think Faster

Basicly human brain is a biologic computer. It need food, oxygen, and practice. you can do several things to increase your brain power by practicing, modification, or even you can manipulate it. Maybe you will not be like Einstein, but at least you will go better. Those things below will make your brain work better.      

  1. Take a dose of EPA sufficiently

EPA is a chemicals from fish oil which be a food for our brain, everyone had known it i think. So why not if you give it to your brain everyday to increase your brain power. A research shows that fish oil can facilitate the improvement of our brain, expedite blood circulation, increase memory and concentration.

  1. Sex regularly

Sex can release a chemical which can increase brain power. According to a recent book, “Teach yourself. Training your brain” from a veteran teacher, and biologist. Sex is such a perfect form of training to expedite blood circulation. Sex can relieve your stress and your tensity which can decrease your brain performance.

  1. Do some riddle

Puzzle, sudoku, or anything similar can make your brain into the best condition. Just like a muscle, brain will lose their ability if you didn’t practicing it regularly.

  1. Go walking

Walk in country side, riverside, or just walking in park can fresh your mind.

  1. Learn new language

An exact reason for this thing is not known yet. But it be trusted has a tight relationship with blood circulation, and good nerve connection.

  1. Laugh

Laugh is not just as the best drug, it also can improve your brain function and stimulate both of your brain side at the same time. Be sure that you are laughing everyday.

  1. Be creative

Paint or learn new musical instrument, join in art class although you be sure that you are shit in art. Be creative can give a possibility to find a new solution for your old problem and increase your awareness at the same time.

  1. Learn to throw

Research from Regensburg University Germany, they scan a brain from a juggler (magician who throw a thing) and find out that this activity can increase brain structure. After practicing for three month, brain will show a significant improvement at two part, that is mid-portal and left posterior intraprietal sulcus.

  1. Show your childish thought

Einstein said, “imagination is more important than knowledge”. And he use his imagination for several experiment and finally drive him to find this famous calculation of all time, that is “E=MC2”.
      Look at children, they full of imagination, and they learn more at their early year than what we learned at one decade. Free your mind from the adult thought, and you will find out a new way of thinking that never been before, and probably you will make a big discovery.
Read more ...

Sunday, December 12, 2010

My Vulgar Thought

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
            Terkadang saya berpikir, apakah sekolah itu penting? Apakah pelajaran-pelajaran yang kita terima disekolah akan berguna kelak? Tapi saya masih belum bisa menjawabnya, karena saya belum berada dalam tahap kelak tadi, dan saya pun masih bersekolah. Selidik punya selidik, ternyata yang berpikiran serperti ini bukan Cuma saya, tapi banyak orang yang berpikiran seperti ini, bahkan para orang sukses pun banyak yang berpikiran seperti ini.
 “If you want to be rich and happy, don’t go to school?” apakah anda pernah mendengar atau melihat kalimat tersebut? Itu adalah Sebuah buku yang ditulis oleh seorang pengusaha dan pembicara sukses, anak seorang Kepala Sekolah, berkebangsaan Amerika-Jepang (Asian American). Dia berpikiran nyaris sama seperti saya. Ada lagi, ini adalah perkataan Soichiro Honda, seorang pendiri perusahaan Honda Motor yang produknya sekarang ada dimana-mana, “Sekolah terlalu banyak memberi apa yang saya tidak ingin ketahui, tapi justru sangat sedikit memberikan apa yang sungguh-sungguh saya ingin ketahui. Oleh karena itu saya hanya pergi kesekolah apa bila saya merasa ingin mengetahui sesuatu yang tidak saya temukan diluar sekolah.” Atau perkataan dari seorang musisi terkenal, John Lennon, dalam buka hariannya ia menulis “Aku menyadari apa itu arti jenius pada usia 8 tahun, Aku selalu bertanya-tanya,  mengapa tidak ada seorangpun yang menyadari kalau aku ini juga jenius..?. Disekolah, tidakkah mereka melihat bahwa aku jauh lebih pintar dari murid-murid lainya? Tidakkah mereka melihat bahwa para guru itulah sebenarnya yang bodoh..? Bahwa segala informasi yang mereka miliki dan ajarkan itu sama sekali tidak aku butuhkan. Ini sangat jelas bagiku”. Bob Sadino juga mengatakan hal yang senada, seorang pengusaha sukses itu berkata pada anaknya, lebih kurang seperti ini, “Nak kamu boleh sekolah sejauh yang kamu mau, tapi jika kamu sudah tidak mau sekolah ya keluar saja; biar Papalah yang akan menjadi gurumu". Hmm, anda tau Bill Gates? Dia pun serupa, sang ahli software ini mengundurkan diri dari sekolahnya untuk menekuni hobinya. Ternyata pemikiran seperti ini bukan dimiliki oleh satu orang saja, bahkan dimiliki oleh hampir semua orang sukses didunia.
Mari kita pikirkan lagi, mengapa bisa seorang pelajar seperti saya berpikiran seperti itu. Mungkin ada baiknya kita mengubah kurikulum sekolah di Indonesia, kurikulum seharusnya bukan hanya berisikan materi eksak atau materi-materi dasar lainnya, tapi juga harus berisikan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan para muridnya kelak agar mereka bisa berkembang dari seorang anak kecil menjadi orang dewasa yang tangguh dan sukses, yang mempunyai keseimbangan antara IQ, EQ, SQ, Aspiration Intelligence dan juga Power Inelligence, kemudian sekolah juga harus menyediakan wadah untuk siswa agar mereka bisa tetap melakukan kesenangannya disekolah, karena sesungguhnya kesenangan atau kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan.
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Seperti biasa, jangan lupakan hal penting yang satu ini, berperilakulah seperti Nabi Muhammad SAW dan kamu akan sukses! Dadaah!
 Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Read more ...

Friday, December 10, 2010

Aspiration Intelligence

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Dipost sebelumnya saya menyinggung tentang AQ sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan. Mungkin diantara kalian banyak yang bertanya, apa itu AQ atau Aspiration Qoutient atau Aspiration Intelligence?. Baiklah, kali saya akan membahasnya.
Aspiration Intelligence adalah karunia kesadaran diri, dimana manusia dapat menyadari keberadaan dirinya didunia ini. Dengan kesadaran diri inilah manusia bisa mendeteksi apa yang mereka butuhkan dan mereka inginkan. Manusia butuh makan, butuh tempat tinggal, manusia juga ingin hidup enak, ingin bahagia, ingin kaya dan sebagainya. Akhirnya kesadaran diri ini menimbulkan suatu kecerdasan, yaitu kemampuan untuk bermimpi, membuat tujuan, dan cita-cita. Manusia mampu beraspirasi, inilah kecerdasan aspirasi, kecerdasan membuat cita-cita.
Setelah mengerti apa itu kecerdasan aspirasi, lalu apa pengaruhnya dengan kesuksesan?. Aspirasi adalah keinginan atau mimpi, seseorang yang mempunyai mimpi yang kuat dan menetapkan mimpi itu menjadi tujuan hidupnya, maka tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan langkahnya untuk menggapai mimpi. Mimpi adalah salah satu motivasi bagi seseorang untuk tetap hidup.
Penelitian terhadap beberapa orang sukses dan orang biasa saja berkesimpulan bahwa kecerdasan aspirasi menjadi perbedaan yang sangat menonjol, banyak orang yang tidak berani untuk bermimpi besar, akibatnya, mereka tidak pernah berprestasi besar karena dia tidak pernah bermimpi besar!. Padahal kekuatan orang yang mempunyai mimpi akan berkali-kali lipat lebih besar dari pada orang yang tidak mempunyai mimpi, jadi mimpi yang kiranya hal yang mustahil pun akan menjadi kenyataan jika kita memimpikan untuk mendapatkan hal itu.
Penelitian terhadap orang bahagia pun menunjukkan bahwa meraka secara sadar mempunyai keinginan untuk bahagia, dan berusaha untuk bahagia, dan menjadikan bahagia sebagai tujuan hidupnya.
Maka dari itu, marilah kita tentukan mimpi kita, kita jadikan itu sebagai tujuan hidup kita, dan berusahalah untuk mencapai tujuan itu. Jangan pernah takut bermimpi besar, kecuali jika kamu tidak ingin menjadi orang yang besar dan sukses. Tapi jangan lupakan hal penting ini, berperilakulah seperti Nabi Muhammad SAW dan kamu akan sukses!. Terima kasih atas perhatian kalian semua, Dadaah!
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Read more ...

Wednesday, December 8, 2010

Welcome!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
            Perkenalkan nama saya Fajar Ridwan Prasetyo, saya adalah seorang anak laki-laki yang bercita-cita menjadi seorang pemimpin dunia. Dipertemuan pertama kita ini, saya akan membahas tentang quote dari salah seorang ahli fisika dunia yang dijadikan sebagai lambang kejeniusan, dia adalah seorang keturunan yahudi namun dia tidak menganggap dirinya yahudi, dia lahir pada tanggal 14 Maret 1879, dia dinamakan ‘Tokoh Abad Ini’ oleh majalah time, dia juga sebagai pengemuka teori relativitas dan juga rumus E=MC2, yup dia adalah Albert Einstein. Quotenya yang akan kita bahas adalah “Success is not the key to happiness, happiness is the key to success”.
            Sukses bukanlah kunci untuk kebahagiaan, tapi kebahagiaan adalah kunci untuk sukses. Intinya, lakukanlah apa yang kamu sukai, jika kamu merasa bahagia dengan apa yang kamu lakukan, maka kamu akan sukses!. Contoh kecilnya adalah, seorang anak yang senang bermain video game, dan dia melakukannya dengan penuh kebahagiaan, maka dia akan bisa SUKSES mengalahkan temannya saat ‘ngadu’ maen video game. Atau contoh besarnya? Contoh besarnya adalah, dari seorang yang gemar memasak, dia sangat senang sekali memasak, dan dia memasak dengan hati yang gembira, kemudian ada seorang tetangganya yang sedang main dirumahnya mencicipi masakannya, dan ternyata masakannya sangat enak sekali, kemudian sang tetangga menyarankan agar dia membuka usaha warteg, kemudian dia pun membuka usaha warteg, dan siapa sangka sekarang wartegnya sudah memiliki beberapa cabang!. Itulah contoh bagaimana kebahagiaan bisa membawa kita pada kesuksesan. Namun kitapun harus memperhatikan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesuksesan seseorang. Faktor-faktor itu adalah (ini menurut saya lho!), EQ, IQ, SQ, AQ, PQ dimana kesemuanya harus dimiliki oleh para calon sukses, karena mereka semua saling berhubungan. contohnya, seseorang yang iq-nya tinggi tapi eq-nya rendah, dia gampang tersinggung, sombong, egois, dan suka mencela, lalu siapa orang yang mau berteman dengannya? Padahal pergaulan adalah salah satu pintu sukses seseorang.
Maka dari itu keseimbangan antara 5 faktor diatas sangatlah penting dalam kesuksesan seseorang.
            Baiklah, sekian untuk hari ini, sampai bertemu dilain kesempatan, dadah!. Tapi ingat, lakukanlah apa yang kamu senang, tapi harus perbuatan positif ya! Insya Allah sukses. Oh iya! Satu lagi, berperilakulah seperti Nabi Muhammad SAW! Sekali lagi dadaah!
            Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Read more ...